Gunakan Mind Map untuk Meningkatkan Kreativitas Dalam Kehidupan Sehari-hari

Tentang Peta Pikiran (Mind Map)

mindmap-book Sebuah inovasi terbaru dalam jagad raya pengetahuan manusia telah lahir dengan segala kesederhanaannya, namun merupakan produk paling canggih yang pernah lahir dari otak manusia, peta pikiran (mind map).

Apa itu peta pikiran? Sebenarnya di zaman teknologi canggih bernama internet, segala informasi terbaru sudah tidak sulit lagi untuk diperoleh, dari pelosok dunia mana pun selama ada jaringannya. Begitu pula dengan penemuan peta pikiran.

 

Peta pikiran ditemukan oleh Tony Buzan, seorang pengarang yang melahirkan banyak karya mengenai sistem kerja otak manusia, terutama otak kanan. Dan hasil penemuannya ini telah dipakai jutaan orang di seluruh dunia. Mulai dari para atlet kelas dunia dalam kejuaraan-kejuaraan internasional, para pengusaha kelas kakap, sampai mahasiswa, pelajar, dan ibu rumah tangga. Bahkan mungkin juga para pengangguran yang sedang fokus mencari pekerjaan dan menata hidupnya agar mencapai masa depan ideal, lewat peta pikiran ini.

Fungsi Peta Pikiran

Dalam buku karya Tony Buzan ini diterangkan beberapa fungsi peta pikiran untuk:

  • Menjadi lebih kreatif
  • Menghemat waktu
  • Memecahkan masalah
  • Berkonsentrasi
  • Mengatur dan menjernihkan pikiran
  • Lulus ujian dengan nilai baik
  • Mengingat dengan baik
  • Belajar lebih cepat dan efisien
  • Belajar dengan lebih mudah
  • Melihat gambaran “keseluruhan”
  • Membuat rencana
  • Berkomunikasi
  • Bisa tetap bertahan hidup!

Eksplorasi Otak Manusia via Peta Pikiran

Dalam peta pikiran, sistem bekerja otak diatur secara alami. Otomatis kerjanya pun sesuai dengan kealamian cara berpikir manusia. Peta pikiran membuat otak manusia ter-eksplor dengan baik, dan bekerja sesuai fungsinya. Seperti kita ketahui, otak manusia terdiri dari otak kanan dan otak kiri. Dalam peta pikiran, kedua sistem otak diaktifkan sesuai porsinya masing-masing.

Maka dengan menggunakan sistem peta pikiran, kedua sistem otak bekerja sejalan. Tidak berat sebelah, sehingga bisa ter-eksplor dengan baik.

Peta pikiran sangat mudah dipraktikkan dalam setiap kegiatan sehari-hari. Bahkan untuk hal-hal yang bersifat pribadi sekalipun. Misalnya menggunakan peta pikiran untuk merencanakan kegiatan keluarga. Peta pikiran diletakkan dalam suatu tempat, yang di keluarganya dianggap sebagai pusat kegiatan keluarga, dan merupakan tempat di mana peta pikirannya semakin sering dijumpai, pintu lemari es.

Peta Pikiran Sebagai Situs Pribadi

Peta pikiran tak beda dengan sistem komputer buatan manusia. Dalam peta pikiran, komputernya sendiri adalah otak manusia. Karenanya tiap orang tentulah memiliki apa yang namanya situs pribadi. Bedanya peta pikiran tak terbatas dan mampu mempunyai sistem memori yang super canggih melebihi sistem komputer secanggih apa pun. Tentu saja, bukankah otak manusia buatan Tuhan memang bagaikan ruang tak berbatas?

Maka bila kita ingin menggali kembali informasi-informasi yang pernah tersimpan, ataupun menerima informasi-informasi baru, maka otak kita ibaratnya situs pribadi yang siap bekerja menampung semuanya. Namun adakalanya, kita tidak mampu menggali kembali segala informasi yang pernah mampir dikarenakan keterbatasan daya ingat.

Maka dengan adanya peta pikiran, membantu kita untuk lebih fokus dalam menggali kembali serta menyaring informasi apa saja yang ingin kita ambil kembali. Peta pikiran mengajarkan kita untuk berpikir secara praktis dengan cara yang sesederhana mungkin, namun teratur dan meminimalisir kekacauan arus informasi yang ingin kita ambil dalam situs pribadi kita, otak kita sendiri.

Para Pengguna Peta Pikiran

Saat ini para pengguna peta pikiran sudah tersebar luas. Peta pikiran disosialisasikan ke segala bidang kegiatan. Gunanya apalagi kalau bukan untuk membantu setiap orang dapat mencapai target-targetnya dengan cara yang sederhana mungkin, namun rapi, teratur, dan tentunya fokus. Bahkan dalam bidang olahraga peta pikiran telah membantu banyak atlet meraih prestasinya. Sekali lagi, peta pikiran hadir untuk menyederhanakan sistem bekerja otak manusia yang konvensional, cenderung monoton. Peta pikiran hadir dengan keceriaan warna-warni, asosiasi manusia terhadap masalah atau informasi yang ada, serta cara bekerja yang efisien.

Para pengguna peta pikiran dapat segera membedakan betapa rencana-rencana mereka lebih terarah. Dengan demikian membuat hidup mereka lebih berarti dan terencana dengan baik. Peta pikiran mengajarkan kita untuk fokus pada apa yang sedang kita pikirkan dan rencanakan. Maka para pengguna peta pikiran cenderung lebih sederhana cara berpikir dan kerjanya, karena mereka tak lagi tumpang tindih dalam menjalankan visi dan misinya. Pengguna peta pikiran daya kreativitasnya cenderung meningkat, karena otak mereka ter-eksplor dengan baik. Memungkinkan mereka untuk lebih banyak menciptakan karya yang tak terbayangkan.

Sumber: http://ksupointer.com/2009/mind-map-untuk-meningkatkan-kreativita

Leave a comment

Filed under Pengembangan diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s